iklan utama

WANITA ADALAH INVESTOR MASA DEPAN


Wanita, hanya yang masih ABG yang mencari pria yang tampan.

Setelah mengerti kesulitan hidup, wanita menjadi lebih tertarik kepada pria yang penyayang, yang anggun dalam memperlakukannya, yang berpotensi baik menjadi pemimpin dan penyejahtera keluarga.

Seperti Ibu Linna, dia tidak memilih saya karena ketampanan, tetapi dia pandai melihat p-o-t-e-n-s-i … :) He he … maaf ya?

Yang diinginkan wanita adalah yang terbaik bagi keluarganya.

Jika dia memilih yang terbaik di antara kita, itu bukan hanya untuk dirinya - tapi terutama untuk keluarganya.

Itu sebabnya, bagi wanita ketampanan adalah daya tarik sementara, tapi yang betul-betul mendamaikan mereka adalah kemapanan.

Kemapanan lebih penting daripada ketampanan.

Dan itu bukan matre atau materialistis, tapi sikap praktis yang wajar.

Wanita yang baik memilihkan bagi dirinya laki-laki yang baik, dan sebaliknya.

Bayangkanlah keindahan wanita yang akan mendampingi Anda jika Anda tampan dalam pekerti dan mapan dalam ekonomi?

Maka janjikanlah kehidupan masa depan yang baik kepada wanita Anda - melalui cinta yang setia, melalui pekerti yang baik dan kesungguhan kerja Anda.

12 HAL YANG HARUS ANDA PELAJARI SAAT BERUSIA 22 TAHUN


Waktu berlalu dengan cepat. Tampaknya baru kemarin kita berusia 12 tahun, sedang bermain sepeda di sekitar rumah. Saat berusia 22 tahun, banyak yang memutuskan untuk menikah dan berhenti sekolah, dan dengan uang pinjaman yang ada, banyak yang berpikir akan menjadi milioner saat berusia 30 tahun. Atau sejelek-jeleknya usia 35 tahun. Namun pada realitanya, segala sesuatu tidak berjalan semulus rencana.

---------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------

Jika saat ini anda berusia 40 tahun, ada beberapa hal yang sebaiknya anda katakan kepada diri anda yang sedang berusia 22 tahun.

1. Selesaikan pendidikan anda. Jangan berhenti. Mungkin anda merasa bosan sekarang, namun jangan sampai anda berada pada situasi dimana anda tidak menyukai pekerjaan anda, namun anda tidak dapat berhenti. Menyelesaikan gelar sarjana akan membukakan anda pintu terhadap lebih banyak kesempatan.

2. Uang tidak membusuk, simpanlah. Mulailah berinvestasi sejak dini. Berapa banyak barang yang anda miliki untuk menunjukan jumlah uang yang anda habiskan semasa sekolah dan kuliah? Jika anda investasikan separuhnya saja, anda akan memiliki banyak pada masa paruh baya anda. Berinvestasilahsejak dini.

3. Jangan beli rumah pertama yang anda lihat. Belilah yang termurah dengan lingkungan yang paling baik.

4. Bangunlah sebuah kebiasaan untuk hidup sesuai anggaran. Hal penting yang harus anda ingat adalah: hidup sesuai anggaran atau budget tidak memenjarakan atau membatasi anda, namun untuk memastikan kebebasan anda suatu saat kelak.

5. Belajarlah untuk ber-negosiasi dalam segala hal. Belajar negosiasi akan menyelamatkan uang anda dalam jumlah besar. Selalu siap untuk belajar dan keluar dari suatu situasi.

6. Pastikan anda dilindungi asuransi kesehatan setiap saat.

7. Waktu berkualitas di kantor memang penting, namun jumlah waktu anda di rumah-lah yang terpenting. Bos anda tidak akan perduli dengan keluarga anda. Namun keluarga tetap ada setelah anda lama meninggalkan pekerjaan anda. Jadi sebaiknya utamakan keluarga anda.

8. Jangan dengarkan mereka yang mengatakan bahwa ada jalan singkat menuju kekayaan. Kekayaan tercipta karena anda berhasil menawarkan sesuatu yang menarik dan bernilai kepada mereka yang memintanya. Pelajaran penting disini adalah: carilah tau permintaan yang belum dipenuhi dan pelajari bagaimana cara memenuhinya.

9. Pastikan pasangaan anda memiliki nilai yang sama dengan diri anda. Hal yang satu ini dapat menjadi penentu kebahagiaan anda. Bicarakanlah dengan pasangan anda, nilai yang penting pada kehidupan anda yang harus diajarkan kepada anak-anak, walaupun anda tidak berencana memilikinya.

10. Belajar membangun jaringan. Belajarlah untuk terus berhubungan dengan teman lama. Belajarlah untuk meminta pertolongan tanpa terlihat sedang melakukannya. Lihatlah bagaimana orang lain membangun jaringan. Ingatlah, yang penting adalah bukan apa yang anda tau, tetapi apa yang dapat anda lakukan dengan apa yang anda tau. Dan yang lebih penting lagi, bukan siapa yang anda kenal, melainkan siapa yang kenal anda. Belajarlah untuk membangun jaringan tanpa mengharapkan imbalan.

11. Never accept a job just because the pay is higher. Jangan menerima sebuah pekerjaan hanya karena ia memiliki bayaran yang lebih tinggi. Hidup bukan hanya tentang uang.

12. Percaya, namun pastikan. Anda dapat percaya dengan apa yang diajarkan, anda dengar, dan baca sewaktu kecil. Namun sekarang, anda terus harus melakukan pengecekan terhadap referensi, menanyakan pertanyaan, dan mencari jawaban. Janganlah menjadi seorang sinis, namun pastikan segala sesuatunya. Pelajaran penting: pastikan anda tau anda sedang berurusan dengan siapa dan apa motivasinya .

Makna Alasan Cewek Nolak Cowok


Alasan penolakan wanita – Kadang kala kita harus tahu makna di balik kata kata cewek disaat kita mengutarakan isi hati kita kepadanya, ini penting di ketahui agar kita tidah di cintai karena kasihan. Simak alasan cewek nolak cinta kita para kaum adam dibawah ini.

Alasan Orang Tua

Contoh: “Nyokap gue gak suka gue pacaran sama yg beda agama / beda ras / IP-nya jelek / miskin.

Sebenernya, kalo memang orang tua si cewek beneran ngomong gitu, situasi agak sulit sih buat kamu. Bukan berarti gak mungkin ya, tapi kita cuma bilang bahwa situasi jadi lebih sulit. Nah masalahnya, banyak cewek yang menggunakan alasan ini tanpa sebenernya bener-bener ada masalah semacam ini dengan orang tuanya. Bahkan mungkin orang tuanya belum tau kalo anaknya lagi dideketin sama kamu. Cuma si cewek tau aja, kalo dia menggunakan alasan ini, kamu akan langsung gentar dan (mudah-mudahan) mundur teratur. Kalo kamu ternyata tetep kekeuh mendekati dia, maka lanjut ke alasan andalan berikutnya:

Alasan Lagi Gak Pengen Pacaran / Lagi Pengen Sendiri

Contoh: “Mmm…sorry…sekarang ini gue emang lagi gak pengen pacaran aja sih, gue pengen sendiri dulu”

Trus dua minggu kemudian kamu dapet kabar kalo dia jadian sama cowok lain. Kalo ada cewek yang menggunakan alasan “lagi gak pengen pacaran/ lagi pengen sendiri dulu”, itu artinya dia lagi gak pengen pacaran sama kamu. Bukan berarti dia gak pengen pacaran sama orang lain juga. Kalo ada yang dia suka mah dia mau banget pacaran.

Alasan Baru Putus

Contoh: “Gue kan baru aja putus…jadi kayaknya gak enak aja kalo langsung pacaran lagi…”

Di satu sisi, alesan ini emang ada benernya juga. Mungkin si cewek emang butuh waktu untuk refleksi kesalahan-kesalahan yang Ia buat di hubungan kemarin. Mungkin dia juga masih gak enak sama mantannya. Tapi mungkin juga dia pake alesan ini supaya kamu gak deket-deket aja sama dia. Kalo yang deketin dia ganteng dan wangi mah dia mau aja.

Alasan Ribet

Contoh: “Sorry banget, sekarang ini gue masih, kayak, butuh waktu buat settle down, kayak semuanya tuh masih gak jelas, gue masih butuh waktu untuk…apa ya? Lo ngerti kan maksud gue?”

Ini adalah alasan yang diutarakan cewek ketika dia tau persis kalo dia gak mau sama kamu tapi dia bingung alasannya apa. Dia mau banget sih ngomong kalo dia gak mau sama kamu karena kamu jelek, bau, dan miskin, tapi gak mungkin dong? Kayaknya jahat banget gitu. Jadi ya dia mencoba untuk menyusun sebuah kalimat penolakkan yang sopan, tapi mungkin dia gak begitu siap dan dia gugup, jadi…yah, keluarlah kata-kata ribet yang intinya cuma satu: “gue gak mau sama lo.”

Lo Udah Gue Anggap Sahabat / Kakak Gue Banget

Contoh: “Aduh gue gak bisa…Lo tuh udah gue anggep sahabat gue banget… Gue gak mau kehilangan sahabat gue sendiri…”

Dengan kata lain, selamat, kamu sudah masuk ke Friend Zone alias zona teman. Ucapkan selamat tinggal kepada impian kamu memacari cewek itu, karena selamanya dia akan menganggap kamu sebagai “sahabat”nya. Kayaknya ini adalah alasan paling basi yang ada di luar sana deh. Kalo kamu ditolak dengan alasan ini, mending kamu langsung bilang, “ah basi lo” trus cari gebetan lain deh.


sumber

Pesan Untuk Para Pria


Hai pria,,
Bukan kalian yg memilih wanita,, Tapi wanita lah yang memilih kalian. Jadi pantaskanlah diri kalian untuk di pilih oleh wanita yang terbaik dan bervalue, Berpakaian lah yang menawan dan berwibawa. Mapanlah dalam karier, Bijaksanalah dalam bertindak, Sehingga kamu menjadi pria yang dimuliakan oleh wanita. Karena wanita memilih bukan untuk diri nya, Tapi untuk memilih seorang pemimpin dalam sebuah keluarga, Ayah bagi anak-anak nya kelak dan seorang yang mendapat penghormatan, dukungan dan dorongan. Karena di balik kesuksesan seorang pria selalu karena ada dorongan dan pengorbanan wanita yang hebat.


Sumber

Suatu Hari Nanti



Suatu hari nanti, kalian semua akan jatuh cinta tanpa dibuat-buat.
Tanpa perasaan posesif kekanak-kanakan atau rasa ingin pamer kasih sayang yang berlebihan.

Akan kalian temui seseorang yang membuat kalian jatuh hati tanpa alasan.
Yang membuat kalian tidak takut pada jutaan omong kosong soal sakitnya patah hati.
Yang membuat kalian menjadi diri kalian sendiri.
Tidak dengan ucapan manis atau perilaku yang berpura-pura.
Kalian akan jatuh cinta dengan seadanya, tapi juga dengan segalanya.

Kalian akan jatuh cinta dan berani mempertanggungjawabkannya.
Bukan dengan pujian palsu atau rasa kagum sesaat.
Tapi dengan tatap mata dan rasa saling percaya.

Suatu waktu nanti akan datang seseorang yang datang dan membuat kalian jatuh cinta tanpa alasan,
Yang akan kalian jadikan prioritas,
Bukan sekedar kalian banggakan di media sosial tapi kalian bohongi di kehidupan nyata.

Suatu hari nanti, kalian akan bertemu seseorang yang akan mendengarkan cerita kalian di sisa hidupnya.
Yang akan membuat kalian paham benar apa itu arti kata sayang.
Yang membuat kalian tidak sabar untuk menghabiskan hari tua bersama, berdua, tanpa ragu, tanpa sempat terpikir untuk berpindah ke lain hati.

Suatu hari nanti…

Indahnya Malam Itu


Tok, tok, tok! “Assalaamu’alaikum..” sapaku seraya mengetuk pintu. Kulihat jam tanganku menunjukkan pukul 22.40 WIB. Sejenak kuhelakan nafas panjang menghirup udara malam itu. Sekadar melepas penat setelah lelah bekerja shift 2 hari itu.

Tok, tok, tok! “Assalaamu’alaikum..” kuulang salam dan ketukan pada daun pintu. Berharap istriku masih terjaga dan segera menyahut salamku lalu membukakan pintu. Tapi tak ada jawaban dari istriku, wanita pilihan Allah yang sudah 4 bulan mengandung anak pertamaku.

Tok, tok, tok! “Assalaamu’alaikum..”. Hening. Tak ada jawaban. Tak ada tanda kehidupan. Padahal biasanya ia selalu menunggu kepulanganku. Ah..mungkin istriku terlalu lelah, hingga ia tertidur begitu lelapnya.

Kurogoh saku kiri jaket tebalku meraih telepon genggam. Mencari nomor istriku lalu memanggilnya. Memanggil lagi. Dan lagi. Namun sama saja. Hanya nada terhubung tapi tak ada jawaban. Sudah tiga kali ketukan dan tiga kali panggilan, tapi tak ada sahutan dari dalam.

Aku jadi teringat Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam yang pulang kemalaman. Sementara istrinya ‘Aisyah radhiallahu ‘anha tak kunjung menyambut Beliau. Hingga akhirnya Rasulullah tidur di depan pintu beralaskan kain sorbannya. Terimakasih Ya Allah, Engkau memberikan kesempatan yang sama bagiku. Allahumma shalli ‘ala Muhammad.

Segera kutanggalkan jaket tebalku, lalu kuhamparkan di teras depan pintu. Menyusul, kuringkukkan tubuh bagian kananku di atasnya, meletakkan kepalaku berbantal lengan kanan. Perlahan kupejamkan mata seraya memanjatkan do’a sebelum tidur.
“Allahumma aslamtu nafsii ilaiKa, wa wajahtu wajhii ilaiKa, wa fawadhtu amrii ilaiKa, walja`tu zhahrii ilaiKa, raghbatan wa rahbatan ilaiKa, laa maljaa`a wa laa manja minKa illaa ilaiKa, aamantu bikitaabiKal-ladzii anzalTa, wan-nabiyyiKal-ladzii arsalTa.”

Sebelum benar-benar terlelap, anganku terbawa pada keadaan yang sama seperti dialami Beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam. Aku membayangkan Rasulullah yang tengah tertidur di teras depan pintu rumahnya. Rasa sesak mulai memadati seisi dadaku. Bukan karena amarah pada istriku yang tak kunjung membukakan pintu. Melainkan karena rasa iba dan haru pada keadaan Beliau saat itu.

Sekiranya aku ada di sana ketika itu, ingin rasanya kurelakan jaket tebal ini menjadi selimut untuk tubuh Beliau. Biarlah dinginnya malam menusuk tulangku, asalkan Beliau merasa hangat di balik jaket tebalku. Rasa sesak itu kian memadati tenggorokanku. Tak mampu lagi kutahan lelehan hangat yang mulai mengalir ke pelipis kananku. Hingga aku pun terlelap.

Dalam kelelapan itu aku bermimpi, seakan aku duduk tertunduk di hadapan Beliau shallallahu’alaihi wasallam yang sama-sama duduk iftirasy. Aku tak sanggup menatap wajah mulianya. Aku malu menampakkan wajahku yang masih jauh dari sunnah Beliau sepenuhnya. Namun sepintas aku melihat, Beliau mengenakan jaket tebalku. Aku senang tiada kepalang. Beliau bersedia memakainya, meski hanya sekadar mimpi.

Begitu senangnya hingga aku terisak haru di hadapannya dalam mimpi itu. Lalu kurasakan sebuah tangan menyentuh bahuku dan perlahan mengguncang-guncangkan tubuhku.
“Ayah..! Ayah..!” bisikan yang sangat kukenal suaranya.
“Ayah..! Ayah..! Kok tidur di sini, Yah?” bisikannya melemah. Namun cukup menyadarkan aku dari mimpi indah itu.
“Ayah, maafin Bunda. Bunda ketiduran..!” suara istriku mulai terdengar berat, sesenggukan. Seiring buliran mutiara menetes dari matanya.

“Bunda..! Kenapa nangis, Sayang?” sahutku terkejut seraya bangkit dari tempatku berbaring.

“Bunda takut Ayah marah. Maafin Bunda..” suaranya semakin berat, terisak isak. Seraya duduk bersimpuh dihadapanku.

Kulabuhkan kedua telapak tanganku di kedua pipinya. Mengangkat wajahnya yang tertunduk menahan tangis. Buliran hangat yang melintas di kedua pipinya kubasuh dengan kedua ibu jariku.

“Nggak apa-apa, Bunda nggak salah kok. Nggak perlu minta maaf..” ujarku mencoba menenangkannya.

“Tapi Bunda ngerasa salah..” jawab istriku. “Bunda udah nungguin Ayah, tapi malah ketiduran.” lanjutnya.

“Ya udah, nggak apa-apa. Kita masuk yuk, di luar dingin. Kasian nanti bayi kita kedinginan.” sahutku menghiburnya.

Kami pun masuk ke dalam rumah. Jam dinding menunjukkan pukul 00.50 WIB. Selepas kututup pintu dan menguncinya, tiba –tiba saja istriku melabuhkan tubuhnya ke dalam pelukanku melanjutkan isak tangisnya. Kudekap tubuhnya dengan tangan kiriku, sementara tangan kananku mengusap kepalanya yang bersandar di bahu kiriku.

“Kok nangis lagi..?” bisikku di telinga kirinya.

“Ayah nggak marah sama Bunda kan?”

“Nggak..! Ayah justru bersyukur. Dengan kejadian ini, Ayah ngerasain apa yang pernah dialami Rasulullah. Tidur di depan pintu rumah. Sampai-sampai Ayah mimpi ketemu Rasulullah. Makasih ya, Sayang..” jawabku seraya mendaratkan kecupan dikeningnya.

“Mimpi ketemu Rasul?” suara isaknya mulai berganti ketenangan.

"Iya, alhamdulillah..". Lalu aku pun menceritakan mimpi itu seraya memapahnya berjalan menuju kamar.

Ah..betapa indahnya malam itu. Malam yang takkan pernah bisa aku lupakan. Ingin rasanya aku mengulang malam itu. Duduk bersimpuh di hadapan Rasulullah meski hanya mimpi. Andai saja aku sempat menatap wajah Beliau dalam mimpiku. Yaa Rasulullah, Yaa Habiiballah, aku rindu padamu. Allahumma shalli ‘alaa Muhammad, wa ‘alaa aalihi wa shahbihi ajma’iin.

~ Abu Lathifa

JODOH TAK AKAN TERTUKAR


Persahabatan yang indah antara Nindi dan Fio. Dari kecil mereka sudah bersahabat hingga dewasa. Tak disangka sejak SMP Nindi memiliki rasa pada Fio namun dia simpan saja dalam hati.

pada suatu ketika Keluarga mreka berniat
menjodohkan Nindi dan fio
begitu bahagianya Nindi saat mendengar itu
karna ada jalan buat cintanya ,sepulang
sekolah Nindi dan Fio pulang ditengah
perjalanan percakapan tlah fio mulai
"Nin kamu udah dengar klu kita mau
dijodohin,,,?
"Iya ,,ibu bilang kemaren ,,lalu menurutmu
gimana ,,?
"Nin jangan mau ya ,,,klu kita nikah
kemungkinan kita bisa cerai tapi kalau
sahabat kita tidak akan pernah bercerai ,,,
"Nindi hanya diam tanpa kata ,,
"Oia Nin lagi pula aku sudah mencintai
seorang gadis kamu tau kok Nin
orangnya ,,Ivana tau kak anak semester
3 ,,yang pandai bahasa ingris itu ,,aku ingin
melamarnya ,,,
"Tersentak Nindi mendengar dengan senyum
Nindi bilang Semoga lancar ya ,,
"Makasih ya Nin udah mau ngertiin
,,
"^_^

Keesokan harinya Keluarga Fio melamar
Ivana Alhamdulillah di trima dengan senang
hati oleh keluarganya dan ternyata
Pernikahannya dipercepat tiga minggu lagi
Ijab Qobul

setelah 2 minggu Fio baru mengabarkan hal
itu pada Nindi
"Nin minggu depan aku IjabQobul kamu
hadir ya jadi pengiring
"Hahh ,,minggu depan ,,dengan nada sefikit
keras ,,kok cepet bnget dengan siapa ,,,,
"heemm masa lupa Ivana
Ivana ,,bidadariku ,,Keluarganya minta cepat
takut Fitnah klu kelamaan
ngomong -ngomong kookk kamu kaget bnget
kenapa ,,?
"ohh gakk kook cman heran ,,oia kita g akan
bisa belajar bersama lagi ,,ya,,kita pasti
jarang ketemu ,,
"ga kokk Ivana tinggal di rumahku ,
(Tak terasa nindi meneteskan air mata tanpa
sepengetahuan Fio )
dua hari berikutnya Nindi masuk Rumahsakit
dan ternyata Dia harus dilarikan ke
Rumahsakit luar daerah ,keluarga Fio tiada
yang tau karna mreka Sibuk dengan
pernikahan ,

Di Hari pernikahan Ivana melarikan diri,dia
menghilang dengan meninggalkan sebuah
surat
"Ibu ,Ayah
maafkan Ivana ,Ivana sungguh tak mencintai
Fio
Ivana Ingin menikah dengan lelaki pilihan
Ivana sendiri yaitu mas Heru ,
Maafkan Ivana Jika Ivana tidak bisa
memenuhi keinginan kalian untuk menikah
dengan Fio ,Ivana hanya akan menikah
dengan orang Ivana cintai
TTD
Ivana anggraini
Terpaksa pernikahan harus batal ,Fio sangat
terpukul oleh hal itu ,namun diapun
berusaha Iklas menerimanya

,setelah satu
minggu Fio baru ingat sahabat kecilnya
"Bu ,,Nindi kok lama gak muncul kemana ya,,
"Oia Nak Nindi tagal 14 katanya mau
oprasi ,,,
"lo kenapa Nindi bu,,,
"Dia sakit paru-paru nak ,,yang sudah
parah ,,kta ibunya Sudah 1 minggu ini
keadaannya makin parah ,,,bila ga kberatan
jenguklah dia ,,,Ingat dulu waktu kamu
diRumahsakit dia rela bolos kuliah demi
menjagamu ,,
"loo bukanya Ivana bu ,,
"Ivana datang beberapa menit sebelum
kamu sadar ,,
"SubhanaAllah
"Fio ke Rumahsakit sekarang bu
"Iya Restu ibu bersamamu ,,

Sampailah dirumah sakit ternyata Nindi
sudah masuk Ruang Oprasi,didapati keluarga
Nindi sedang mnunggu dengan resah
"Bu bagaimana keadaan Nindi
"gak tau nak Fio ,,

Dokterkeluar ,,
"Gimana dokter
"sebentarbu kami lagi menyelamatkan nyawa
Anak ibu ,,
Akibat berdirinya Ibu Nindi tiada terasa Buku
Diary Nindi jatuh beserta Foto Fio ,,
Fiopun langsung mengambilnya terdapat
tulisan diblakang foto
BIARLAH KUSIMPAN CINTAKU YANG 10
TAHUN INI DALAM HATIKU
JIKA AKU TIDAK DAPAT MEMILIKIMU DI
DUNIA SEMOGA ALLAH MENJODOHKANKU
DENGANMU DI AKHIRAT
AAMIIN

terkejut Fio membaca tulisan itu begitu ia
menyesal atas tindakannya
Dokterpun kluar ternyata Nindi kehabisan
darah dan kebetulah golongan darah yang di
butuhkan habis ,,
Alhamdulillahnya golongan darahnya sama
dengan Fio akhirnya Fio donorkan darah
untuk Nindi

Setelah 1 jam Dokterpun keluar dan
Alhamdulillah oprasi berhasil Nindi selamat
setelah 2 hari Nindi sadar dan Fiopun
melamar Nindi jadi Istrinya ,Nindi terkejut
dengan apa yang di dengarnya ,namun
setelah di jelaskan semua Nindipun
menerima Fio ,dan Akhirnya mreka menikah .

^_^

(Ya Allah Ijinkan Hamba Menggelar Sajadah Bersamanya)
sumber

JODOH ITU RAHASIA ALLAH,,

Sekuat mana kita Setia,,,
Sehebat mana kita Merancang,,,
Selama mana kita Menunggu,
Sekeras mana kita Bersabar,,,
Sejujur mana kita Menerima dirinya..

Jika takdir Allah menentukan kita tidak berjodoh dengannya, Kita tidak akan bersama dengannya.

Namun jika Allah telah menulis jodoh kita dengannya,Kita tetap akan bersama dengannya ,walaupun kita dipisahkan oleh jarak dan tidak pernah komunikasi sebelumnya kerana pasti ada saja cara Allah untuk menemukan kita dengannya..

Kerana tulang rusuk dan pemiliknya takkan pernah tertukar dan akan bertemu pada saat yang tepat menurut ilmu_Nya.Tiada yang kebetulan melainkan semuanya telah ALLAH rencanakan untuk kita..




8 Hal Aneh yang Terjadi Saat Kita Jatuh Cinta

Di bawah ini adalah beberapa efek “percikan” yang Anda rasakan ketika jatuh cinta.

Otak Anda berfungsi seperti saat sedang menggunakan obat-obatan
Ketika Anda jatuh cinta, banjir zat kimia yang memenuhi otak Anda — seperti hormon oksitosin, dopamin, adrenalin dan vasopresin — sama dengan tipe zat kimia yang dilepaskan oleh heroin.

Anda jadi rajin bercerita
Satu jam yang lalu, Anda adalah orang asing. Kini Anda menceritakan bagaimana Anda tidur dengan boneka kelinci sampai usia 10 tahun. Otak Anda memutuskan selama 20 menit apakah orang itu bisa dipercaya atau tidak — jadi, merasa aman untuk saling bertukar cerita adalah tanda yang bagus kalau hubungan Anda akan kuat.

Tubuh Anda merasakan sensasi yang aneh
Anda tahu sensasi menggetarkan yang terjadi ketika mendengar lagu menakjubkan seperti "Rollin' in the Deep"? Atau melihat matahari terbenam yang luar biasa indah? Yah, semua sensasi itu juga muncul ketika Anda sedang jatuh cinta.

Ryan Gosling? Tidak tertarik tuh
Ketika sedang jatuh cinta, pria yang tadinya Anda idolakan kini tidak bisa mengalahkan orang yang Anda taksir. Itu semua karena hormon "obat cinta" oksitosin — yang menurut para peneliti bisa membuat Anda lebih bersahabat dan ramah.

Sakit kepala berkurang
Siapa yang membutuhkan ibuprofen (obat sakit kepala)? Penelitian menemukan fakta kalau oksitosin dapat mengurangi gejala migrain.

Memengaruhi mata Anda
Ketika melihat orang yang Anda taksir, pupil Anda akan membesar. Fakta yang keren tentang hal itu? Penelitian menemukan fakta kalau orang dengan mata besar dianggap lebih menarik dibandingkan yang lain, jadi semua kontak mata yang Anda lakukan hanya akan membuat Anda semakin seksi.

Stres berkurang
Berciuman mengurangi hormon stres kortisol yang berada di tubuh Anda, yang berarti beberapa sesi ciuman akan membantu Anda melepaskan stres.

Sumber

Apa yang terjadi jika Bill Gates jadi presiden Indonesia ???


1. Si Bill bakal mengusulkan supaya FreeCell, Solitaire, dan Minesweeper dipertandingkan di PON.

2. Setiap Warga Negara Indonesia akan mempunyai alamat email di Hotmail dan alamat tersebut tercantum dalam KTP.

3. Akan dibuat pasal baru yang berbunyi "Setiap PC dan Operating System selain MS Windows di dalamnya, dikuasai oleh negara dan dipergunakan untuk sebesar-besarnya kemakmuran rakyat".

4. Istilah RUU akan dirubah menjadi Undang-Undang Beta Ver. dan UU yang sudah disahkan DPR menjadi UU Final Retail Ver.

5. Menghentikan demo mahasiswa cukup tekan "Alt + F4" dan untuk menghentikan kerusuhan cukup tekan "Ctrl + Alt + Del".

6. Sidang-sidang kabinet cukup lewat MS NetMeeting, "gak usah ke Bina Graha.

7. Menristek akan diubah menjadi Men Soft-Tek.

8. Dengan munculnya Bill Gates, Bruneigate dan buloggate bakal cepat diungkap tuntas.

9. Menggunakan Netscape bisa-bisa dianggap "Illegal Operation" dan dijerat dengan pasal- pasal subversi.

10. PT Kantor Pos Indonesia diubah menjadi PT Pos Hotmail!

11. Televisi kita, apabila ditinggal sebentar, akan muncul screen savernya.

12. Proyek pesawat N-250 akan diubah namanya menjadi NT-250 yang dilengkapi fasilitas feature "Plug and Play".

13. Institusi pemerintah akan memakai O/S (Operating System) ber-platform Windows, sedangkan oposisi memakai Linux.

14. Java Script akan menjadi bahasa nasional.

15. WNI = Windows Negara Indonesia.

16. Pada setiap komputer perwira POLRI dan TNI akan selalu muncul "It is now ok to shut down your Corruptors and Provocators".

17. Setiap Keputusan Menteri, PP, dll akan diberi Certificate of Authencity berikut serial number-nya.

18. Supaya negara aman, Bill Gates akan menyarankan pemerintahan berjalan "Safe Mode".

19. Kantor Menristek perlu tambahan supir karena setiap penambahan aparat memerlukan "Driver".

20. Prosedur Operasi Tempur TNI berbasis Windows sehingga sering muncul "Illegal Operation".

21. Bahasa pengantar di sekolah dasar adalah Vbasic dan VBScript.

22. Peraturan Pemerintah setiap 3 bulan sekali akan selalu di-update dari PP 1/2000 menjadi PP 1/2000 SE (Second Edition).

23. Akan ada TVRI versi 1.1, TVRI versi 1.2, RRI versi 2.5 dll.

24. Semua pesawat IPTN akan ditempeli stiker "MS Windows Compatible"

Berbagi Kisah Kehidupan

Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarrakatuh

Kalian tau kenapa saya suka wanita itu pakai jilbab? Jawabannya sederhana, karena mata saya susah diajak kompromi. Bisa dibayangkan bagaimana saya harus mengontrol mata saya ini mulai dari keluar pintu rumah sampai kembali masuk rumah lagi. Dan kalian tau? Di Pos tempat saya seharian disana, kemana arah mata memandang selalu saja membuat mata saya terbelalak. Hanya dua arah yang bisa membuat saya tenang, mendongak ke atas langit atau menunduk ke tanah.

Melihat kedepan ada perempuan berlenggok dengan seutas "Tank Top", noleh ke kiri pemandangan "Pinggul terbuka", menghindar kekanan ada sajian "Celana ketat plus You Can See", balik ke belakang dihadang oleh "Dada menantang!" Astaghfirullah... kemana lagi mata ini harus memandang?

Kalau saya berbicara nafsu, ow jelas sekali saya suka. Kurang merangsang itu coy! Tapi sayang, saya tak ingin hidup ini dibaluti oleh nafsu. Saya juga butuh hidup dengan pemandangan yang membuat saya tenang. Saya ingin melihat wanita bukan sebagai objek pemuas mata. Tapi mereka adalah sosok yang anggun mempesona, kalau dipandang bikin sejuk di mata. Bukan paras yang membikin mata panas, membuat iman lepas ditarik oleh pikiran "ngeres" dan hatipun menjadi keras.

Andai wanita itu mengerti apa yang sedang dipikirkan oleh laki-laki ketika melihat mereka berpakaian seksi, saya yakin mereka tak mau tampil seperti itu lagi. Kecuali bagi mereka yang memang punya niat untuk menarik lelaki untuk memakai aset berharga yang mereka punya.

Istilah seksi kalau boleh saya definisikan berdasar kata dasarnya adalah penuh daya tarik seks. Kalau ada wanita yang dibilang seksi oleh para lelaki, janganlah berbangga hati dulu. Sebagai seorang manusia yang punya fitrah dihormati dan dihargai semestinya anda malu, karena penampilan seksi itu sudah membuat mata lelaki menelanjangi anda, membayangkan anda adalah objek syahwat dalam alam pikirannya. Berharap anda melakukan lebih seksi, lebih... dan lebih lagi. Dan anda tau apa kesimpulan yang ada dalam benak sang lelaki? Yaitunya: anda bisa diajak untuk begini dan begitu alias gampangan!

Mau tidak mau, sengaja ataupun tidak anda sudah membuat diri anda tidak dihargai dan dihormati oleh penampilan anda sendiri yang anda sajikan pada mata lelaki. Jika sesuatu yang buruk terjadi pada diri anda, apa itu dengan kata-kata yang nyeleneh, pelecehan seksual atau mungkin sampai pada perkosaan. Siapa yang semestinya disalahkan? Saya yakin anda menjawabnya "lelaki" bukan? Oh betapa tersiksanya menjadi seorang lelaki dijaman sekarang ini.

Kalau boleh saya ibaratkan, tak ada pembeli kalau tidak ada yang jual. Simpel saja, orang pasti akan beli kalau ada yang nawarin. Apalagi barang bagus itu gratis, wah pasti semua orang akan berebut untuk menerima. Nah apa bedanya dengan anda menawarkan penampilan seksi anda pada khalayak ramai, saya yakin siapa yang melihat ingin mencicipinya.

Begitulah seharian saya dipos harus menahan penyiksaan pada mata ini. Bukan pada hari ini saja, rata-rata setiap harinya. Saya ingin protes, tapi mau protes ke mana? Apakah saya harus menikmatinya? tapi saya sungguh takut dengan Zat yang memberi mata ini. Bagaimana nanti saya mempertanggungjawabkan nanti? sungguh dilema yang berkepanjangan dalam hidup saya.

Allah Taala telah berfirman: "Katakanlah kepada laki-laki yang beriman, Hendaklah mereka menahan pandangannya dan memelihara kemaluannya", yang demikian itu adalah lebih suci bagi mereka. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa yang mereka perbuat. Katakanlah kepada wanita beriman "Hendaklah mereka menahan pandangannya dan memelihara kemaluannya, dan janganlah menampakkan perhiasannya (auratnya) kecuali yang biasa terlihat. ...." (QS. An-Nuur : 30-31).

Saya yakin, banyak laki-laki yang punya dilema seperti saya ini. Mungkin ada yang menikmati, tetapi sebagian besar ada yang takut dan bingung harus berbuat apa. Bagi anda para wanita apakah akan selalu bahkan semakin menyiksa kami sampai kami tak mampu lagi memikirkan mana yang baik dan mana yang buruk. Kemudian terpaksa mengambil kesimpulan menikmati pemadangan yang anda tayangkan?

So, berjilbablah ... karena itu sungguh nyaman, tentram, anggun, cantik, mempersona dan tentunya sejuk dimata. 
Jadilah wanita yang menjaga aurat karan itu menjaga pandangan lelaki"

Pesan dari saya : Jadilah wanita yang menjaga aurat karena itu menjaga pandangan lelaki" karena SALING MENJAGA itu lebih BAIK daripada SALING MENYALAHKAN...

yang benar datangnya dari Allah dan yang salah datang dari pribadi saya sendiri yang masih dhoif
Subhaanakalloohumma wa bihamdika, asyhadu allaa ilaaha illaa anta, astaghfiruka wa atuubu ilaik.

Wassalamu'alaikum wa rahmatullah wa barakatu

Istri Harus Taat Suami atau Orang Tua?

Suatu saat, dalam sebuah riwayat dari Anas bin Malik RA dikisahkan—sebagian ahli hadis menyebut sanadnya lemah—, tatkala sahabat bepergian untuk berjihad, ia meminta istrinya agar tidak keluar rumah sampai ia pulang dari misi suci itu.

Di saat bersamaan, ayahanda istri sedang sakit. Lantaran telah berjanji taat kepada titah suami, istri tidak berani menjenguk ayahnya.

Merasa memiliki beban moral kepada orang tua, ia pun mengutus seseorang untuk menanyakan hal itu kepada Rasulullah. Beliau menjawab, “Taatilah suami kamu!”

Sampai sang ayah menemui ajalnya dan dimakamkan, ia juga belum berani berkunjung. Untuk kali kedua, ia menanyakan perihal kondisinya itu kepada Nabi SAW. Jawaban yang sama ia peroleh dari Rasulullah, “Taatilah suami kamu!”

Selang berapa lama, Rasulullah mengutus utusan kepada sang istri tersebut agar memberitahukan Allah telah mengampuni dosa ayahnya berkat ketaatannya pada suami.

Kisah yang dinukil oleh At-Thabrani dan divonis lemah itu, setidaknya menggambarkan tentang bagaimana seorang istri bersikap. Manakah hak yang lebih didahulukan antara hak orang tua dan hak suami, tatkala perempuan sudah menikah. Bagi pasangan suami istri, ‘dialektika’ kedua hak itu kerap memicu kebingungan dan dilema.

Syekh Kamil Muhammad Uwaidah dalam Al-Jami’ fi Fiqh An-Nisaa’ mengatakan seorang perempuan, sebagaimana laki-laki, mempunyai kewajiban sama berbakti terhadap orang tua. Hadis yang diriwayatkan oleh Abu Hurairah RA menguatkan hal itu. Penghormatan terhadap ibu dan ayah sangat ditekankan oleh Rasulullah.

Mengomentari hadis itu, Imam Nawawi mengatakan hadis yang disepakati kesahihannya itu memerintahkan agar senantiasa berbuat baik kepada kaum kerabat. Dan yang paling berhak mendapatkannya adalah ibu, lalu bapak. Kemudian disusul kerabat lainnya.

Namun, menurut Syekh Yusuf Al-Qardhawi dalam kumpulan fatwanya yang terangkum dalam Fatawa Mu’ashirah bahwa memang benar, taat kepada orang tua bagi seorang perempuan hukumnya wajib.

Tetapi, kewajiban tersebut dibatasi selama yang bersangkutan belum menikah. Bila sudah berkeluarga, seorang istri diharuskan lebih mengutamakan taat kepada suami. Selama ketaatan itu masih berada di koridor syariat dan tak melanggar perintah agama.

Oleh karena itu, lanjut Qardhawi, kedua orang tua tidak diperkenankan mengintervensi kehidupan rumah tangga putrinya. Termasuk memberikan perintah apa pun padanya. Bila hal itu terjadi, merupakan kesalahan besar.

 Pasca menikah, maka saat itu juga anaknya telah memasuki babak baru, bukan lagi di bawah tanggungan orang tua, melainkan menjadi tanggung jawab suami. Allah SWT berfirman, “Kaum laki-laki itu adalah pemimpin bagi kaum wanita, oleh karena Allah telah melebihkan sebahagian mereka (laki-laki) atas sebahagian yang lain (wanita).” (QS. An-Nisaa’: 34).

Meski demikian, kewajiban menaati suami bukan berarti harus memutus tali silaturahim kepada orang tua atau mendurhakai mereka. Seorang suami dituntut mampu menjaga hubungan baik antara istri dan keluarganya. Ikhtiar itu kini—dengan kemajuan teknologi—bisa diupayakan sangat mudah. Menyambung komunikasi dan hubungan istri dan keluarga bisa lewat telepon, misalnya.

Al-Qardhawi menambahkan, di antara hikmah di balik kemandirian sebuah rumah tangga ialah meneruskan estafet garis keturunan. Artinya, keluarga dibentuk sebagai satu kesatuan yang utuh tanpa ada intervensi pihak luar.

Bila selalu ada campur tangan, laju keluarga itu akan tersendat. Sekaligus menghubungkan dua keluarga besar dari ikatan pernikahan. Allah SWT berfirman, “Dan Dia (pula) yang menciptakan manusia dari air lalu dia jadikan manusia itu (punya) keturunan dan mushaharah dan adalah Tuhanmu Maha Kuasa.” (QS. Al-Furqan: 54).

Ia menyebutkan beberapa hadis lain yang menguatkan tentang pentingnya mendahulukan ketaatan istri kepada suami dibandingkan orang tua. Di antara hadis tersebut, yaitu hadis yang diriwayatkan oleh Al-Hakim dan ditashih oleh Al-Bazzar.

Konon, Aisyah pernah bertanya kepada Rasulullah, “Hak siapakah yang harus diutamakan oleh istri?”

Rasulullah menjawab, “(hak) suaminya.”

Lalu, Aisyah kembali bertanya, “Sedangkan bagi suami, hak siapakah yang lebih utama?”

Beliau menjawab, “(hak) ibunya.”

sumber1
sumber2

Dahlan Iskan dan Azrul Ananda: Keteladanan yang Mengalir Sampai Jauh

Dahlan Iskan membangun kerajaan bisnis Jawa Pos dengan kerja keras luar biasa. Bahkan, beberapa kalangan menilai Grup Jawa Pos menggurita karena sikap one man show Dahlan. Toh, kalangan dekatnya justru mengaku banyak melihat keteladanan yang begitu nyata diperlihatkan Dahlan dalam keseharian. Apa saja itu?

Dahlan Iskan sudah lama tak berkantor di Graha Pena, Surabaya. Namun, semangat, disiplin, kerja keras, kesederhanaan yang dimiliki Dahlan tertancap kuat di seantero kantor Jawa Pos yang membentang dari Sabang sampai Merauke. Jejak keberhasilan Dahlan bukan saja terukir dari pencapaian Jawa Pos yang menjelma menjadi konglomerasi bisnis media dengan sekitar 120 media cetak dan 20-an stasiun televisi lokal yang terserak di berbagai wilayah Nusantara, 40 jaringan percetakan, pabrik kertas, power plant, perminyakan, agrisbisnis, dan properti. Dahlan juga mewariskan sebuah keteladanan. Teladan tentang kesederhanaan, kerja keras, dan logika akal sehat sehingga melahirkan budaya bersikap, budaya berpikir, budaya bekerja pada segenap awak Grup Jawa Pos (GJP) sehingga grup usaha ini terbang sangat tinggi.
Di bawah kendali peraih penghargaan Enterpreneur of the Year 2001 dari Ernst & Young yang dilahirkan di Magetan 17 Juli 1951 ini, gurita bisnis GJP merentang seantero Nusantara. Aset GJP ditaksir mencapai triliunan rupiah dengan omset sekitar Rp 2 triliun.
Keberhasilan Dahlan dinilai banyak kalangan karena memiliki keberanian mengambil risiko yang terukur dan kerja keras, serta kepiawaian membaca peluang. Dan, Dahlan konsisten dengan sikapnya. Kini, sebagai komandan PLN, di minggu pertama berkantor di Trunojoyo, ia sudah langsung memperlihatkan taringnya dengan mengganti sumber energi primer dan menyediakan trafo cadangan untuk keperluan distribusi listrik sebagai upaya menghemat beban subsidi sebesar Rp 5 triliun tiap tahun. Ia juga memangkas jalur birokrasi dan membenahi struktur organisasi. Dan, seperti juga di Jawa Pos, ia selalu memberi teladan disiplin waktu dan kesederhanaan. Pukul 6.45 ia sudah tiba di kantor. Rapat direksi pun diubah menjadi pukul 7.00. Ia juga biasa makan di kantin karyawan dan seminggu sekali suntik imunisasi hepatitis B di Poliklinik PLN.
Tak ada yang berubah dari seorang Dahlan. Yang berubah hanya penampilannya. Dulu, sebagai CEO GJP ia kerap terlihat berkemeja panjang gombrong dengan sepatu kets membungkus kakinya. Kini, ia lebih terlihat perlente dengan setelan jas. Bagaimana ia mewariskan wisdom strategi bisnisnya sehingga GJP tetap melaju kencang meski ayah Azrul Ananda dan Isna Fitriana ini tak lagi ikut cawe-cawe? Berikut petikan wawancara SWA dengan Dahlan Iskan:
Bagaimana perasaan Anda meninggalkan Jawa Pos?
Sekarang, posisi saya Chairman Grup Jawa Pos. Benang merah yang harus dipahami oleh seluruh pemimpin di Grup Jawa Pos adalah harus percaya bahwa di setiap zaman itu punya generasinya tersendiri, dan setiap generasi itu punya zamannya tersendiri. Nah, agar bisa lintas generasi alias bisa diterima di setiap generasi, pahamilah hal tersebut lebih dulu dengan sikap mau menerima, berpikiran terbuka, dan fleksibel. Kalau tidak paham akan hal tersebut, jangan coba-coba bisa menjadi pemimpin. Jadi, pahamilah setiap zaman itu pasti ada bedanya dan pelakunya. Jangan pernah ngotot untuk bisa terus memimpin di zaman yang sudah bukan zamannya lagi. Sesungguhnya, itu sama saja omong kosong. Saya saja menyadari kalau sudah bukan zaman saya lagi memimpin dengan tipikal dan cara saya di zaman sekarang. Sudah saatnya alih generasi. Saya legowo akan hal ini.
Sekarang Azrul ikut di Jawa Pos. Pendapat Anda?
Ya, begitulah.
Azrul jadi pemimpin Grup Jawa Pos?
Hmmm… sebenarnya saya tidak pernah bercita-cita dan menginginkan Azrul bergabung dan bahkan menjadi pemimpin di Grup Jawa Pos. Saya lebih senang dia menjadi profesional atau menjadi sesuatu yang dia inginkan. Saya tidak mau dia menderita seperti saya. Apa sih kayanya jadi wartawan itu? Makanya, sejak lulus SMP, dia saya sekolahkan ke Amerika Serikat supaya jauh dari â€Å“bau tinta”. Di AS kan dia lebih punya banyak pilihan. Saya menyadari sepenuhnya sejak dini kalau saya memang tidak mau menyiapkan Azrul sebagai pemimpin di Grup Jawa Pos. Saya tidak mau dikecam dan anak saya dikecam karena tindakan nepotisme itu.
Namun, akhirnya Azrul masuk juga di Jawa Pos …
Sepulang dia dari Kansas, AS, tahun 1999, sebagai master international marketing, dia datang kepada saya meminta bekerja di koran Jawa Pos. Saat itu saya masih menjadi Dirut Jawa Pos. Saya jawab saja, gak mungkin kamu bisa kerja di sini. Azrul heran dengan pernyataan saya itu, lalu dia membalas pernyataan saya kalau dia tidak dibolehkan kerja di Jawa Pos, dia akan bekerja di Kompas. Waduh bingung kan saya dan saya merasa dipojokkan dengan pernyataan Azrul yang mau kerja di Kompas kalau tidak diizinkan bergabung dengan Jawa Pos. Saya berada di posisi sulit. Paling sulit dalam kehidupan saya. Saya diskusikan dengan kawan-kawan petinggi Jawa Pos. Saya tahu hal ini bertentangan dengan hati nurani saya, dan melanggar prinsip manajemen.
Bagi saya, sangat sulit memutuskan menerima Azrul bekerja di Jawa Pos. Saya tahu saya sudah berupaya menjauhkan Azrul sedemikian rupa dari bau tinta Jawa Pos, tapi kalau ternyata dia masih mau dan memilih untuk dekat dengan bau tintanya Jawa Pos, saya anggap itu sudah takdir Azrul. Bahwa akhirnya dia ada di Jawa Pos, ya takdir Azrul. Sampai-sampai saya membujuk dia untuk bergabung di JTV saja dulu, biarpun bukan koran Jawa Pos, kan masih Grup Jawa Pos. Tapi dia tetap tidak mau dan tetap ingin masuk di koran Jawa Pos. Akhirnya, ya iyalah, daripada di Kompas karena gak enak kan, masa kerja di kompetitor. Apalagi Azrul sangat optimistis dan percaya diri kalau dia bisa diterima di Kompas dengan background pendidikan formal dan pengalaman jurnalistiknya di koran orang tua angkatnya waktu tinggal di Kansas. Dia pun sering menjadi koresponden luar negeri Jawa Pos. Saat itu, memang dia diizinkan menjadi koresponden Jawa Pos karena tidak ada ikatan karyawan.
Bagaimana prosesnya?
Azrul memulai sebagai wartawan. Ketika diterima bekerja di Jawa Pos, dia juga harus menjadi reporter lebih dulu biarpun dia pernah menjadi koresponden Jawa Pos selama tiga tahun. Selama setahun, dia menjadi reporter dan ditempatkan di Surabaya. Kemudian menjadi redaktur untuk desk olah raga setahun, redaktur desk kota setahun, lalu redaktur anak muda satu tahun, terus redaktur halaman 1 satu tahun. Setelah proses itu baru deh dia menjadi pemred selama dua tahun. Jadi, kata siapa dia dengan mudahnya begitu saja diterima jadi wartawan Jawa Pos. Apalagi dia juga mendapat penilaian yang sama seperti wartawan Jawa Pos lainnya karena ada sistem penilaian yang harus dipatuhi.
Bagaimana meminimalkan kesan nepotisme?
Apa yang saya lakukan untuk meminimalkan kesan nepotisme antara saya dengan anak saya? Pertama, ya Azrul harus mau memulainya lagi dari posisi terbawah meski dia punya pengalaman jurnalistik di tempat lain. Kedua, dia juga punya nilai lebih baik dari kawan-kawan selevelnya bahkan dari kawan-kawan di Jawa Pos. Dan, dia dinilai oleh sekelilingnya. Kalau rata-rata orang terbaik saya di Jawa Pos itu nilainya 7,5, nilai Azrul harus lebih dari 7,5 itu. Misalnya hasil penilaian Azrul itu juga 7,5 atau 8, maka saya tidak akan memilih Azrul. Saya lebih baik memilih karyawan Jawa Pos yang bukan anak saya yang punya nilai sama dengan Azrul untuk menjadi pemimpin. Artinya, Azrul harus bisa menunjukkan kemampuan yang lebih dari rata-rata nilai karyawan-karyawan terbaik saya.
Bagaimana proses penilaiannya?
Untuk menilai prestasi seseorang di koran kan mudah. Ketika dia jadi reporter, berita-berita hebat seperti apa yang sudah dia berhasil cover dan tembus. Kemudian, ketika dia menjadi redaktur, dilihat bagaimana isi halaman desk yang menjadi tanggung jawabnya. Ketika dia jadi redaktur pun, akan terlihat bagaimana relationship-nya dengan wartawan lain di Jawa Pos dan dengan wartawan dari media-media lain. Berita-beritanya berbobot dan netral atau tidak. Apalagi ketika dia menjadi pemred, termasuk terobosan-terobosan yang bisa dia lakukan yang akhirnya berujung pada peningkatan penjualan atau tiras dan pendapatan di samping konten koran itu sendiri.
Akhirnya Anda memutuskan Azrul menjadi pengganti Anda?
Saya memutuskannya menjadi pemred ketika Azrul membuat terobosan-terobosan seperti dia melahirkan konsep DetEksi yang berpengaruh pada peningkatan tiras, citra, dan penjualan Jawa Pos. Dia punya ide kreatif dan berhasil diwujudkannya. Ketika dia menjadi redaktur kota, dia berhasil mengubah tampilan halaman desk kota menjadi sangat metropolis sehingga Jawa Pos semakin dikenal bukan hanya sebagai koran lokal dari Surabaya. Ketika dia menjadi redaktur olah raga, dia melahirkan konsep sportivo. Ketika dia menjadi redaktur halaman 1 dan saat itu ada bom Bali, dia berhasil membuat liputan yang deep mengulas tentang bom Bali. Dan, pastinya, keberhasilan Azrul itu bukan hanya prestasi Azrul karena dia punya tim biarpun ide itu berasal dari dia. Ketika Azrul ditetapkan menjadi Pemimpin Umum setara Dirut Jawa Pos, Azrul dua poin lebih unggul dari kandidat yang lain. Jadi, bukan semata-mata dia anak saya. Toh, Azrul pun saat menjadi dirut pernah saya pecat.
Mengapa?
Sebetulnya, pemecatan Azrul itu tidak terkait dengan pekerjaan dan posisi Azrul di Jawa Pos. Ada urusan pribadi, yang tidak ada hubungannya dengan Grup Jawa Pos sama sekali, Azrul saya berhentikan sementara. Kalau dia orang lain, mungkin tidak akan diberhentikan karena masalah itu baru hanya rumor belaka. Nah, karena Azrul anak saya, saya putuskan untuk diberhentikan sampai penyelidikan atas kebenaran rumor tersebut. Ternyata setelah penyelidikan yang berlangsung 6 bulan, itu hanya rumor, dan kawan-kawan di Jawa Pos meminta Azrul kembali. Saya perhatikan selama 6 bulan nganggur dari Jawa Pos itu, Azrul tidak bersikap negatif. Dia tetap meliput dan menulis serta mengirimkan tulisannya dari luar kantor Jawa Pos. Dia tidak berkantor selama penyelidikan berlangsung. Kan bisa saja dia ngambek, namanya anak muda, wong gak salah kok, cuma rumor, dia diberhentikan. Dia bisa saja menuntut hal tersebut pada saya. Tapi, sepertinya dia gak beban dalam menghadapi cobaan itu.
Hikmah saya berobat, saya bisa lebih rileks dan perusahaan baik-baik saja. Sakitnya saya juga yang membuat saya berpikir untuk melepaskan semua jabatan saya.
Ketika Azrul menjadi Kepala Pemasaran dan Produksi, sistem pemasaran dan produksi koran jadi lebih sistematis. Dengan kata lain, Azrul jauh lebih sistematis, efisien dan efekif. Dan, saya rasa memang sudah saatnya Grup Jawa Pos itu berubah, dari yang awalnya di masa saya yang bisa disebut kelompok perintis itu banyak menggunakan pendekatan personal. Nah, di zaman Azrul dan anak-anak yang lebih muda lagi, Grup Jawa Pos sudah mulai dikelola dengan sistem yang rapi, tertib, tertulis, dan akuntabel. Ya kalau kata orang pintar, lebih GCG-lah (Good Corporate Governance – Red.) dan lebih terstruktur. Tapi, sifat egaliternya dan sederhana dalam berpakaian yang kasual itu juga nurun dari saya, padahal saya tidak pernah mengajarinya begitu.
Apa harapan Anda pada kepemimpinan Azrul?
Kelebihan Grup Jawa Pos di bawah kepemimpinan yang sekarang, kalau saya perhatikan, lebih sistematis dan metodologis. Azrul berada di dalam era kepemimpinan yang sekarang. Nah, yang saya harapkan dari Azrul itu lebih memahami perhitungan akuntasi keuangan perusahaan dengan cara belajar lagi.
Bagaimana dengan putri Anda, mengapa tidak bergabung?
Anak saya yang lain yang bernama Isna itu memang benar-benar tidak bergabung dalam bisnis keluarga. Isna punya perusahaan sendiri, butik atau toko pakaian. Kalau tidak salah ada tiga butik. Dia juga punya bisnis penyewaan peralatan musik dan sound system. Isna sih boro-boro punya passion bergabung dengan Grup Jawa Pos.
Bagaimana Anda mendidik putra-putri Anda, dalam kehidupan ataupun bisnis?
Saya tidak pernah menasihati anak-anak secara langsung. Tidak pernah mengarahkan mereka harus seperti apa. Tidak. Saya biarkan mereka berpikir dan berbuat sesuai dengan keinginan mereka. Sepanjang hidup saya sampai sekarang, saya hanya bicara dua kali tentang wisdom pada anak saya. Itu pun saya sampaikan dengan bercerita.
Pada kesempatan pertama, saya ceritakan pada mereka tentang Surabaya Post. Ini koran sangat besar pada masa itu. Bahkan Jawa Pos tidak ada apa-apanya. Saya bilang kerajaan ini runtuh karena tidak ada yang mau melanjutkan. Anaknya yang pertama, Iwan Jaya Aziz, terlalu pandai. Tiap kali disuruh pulang selalu menolak, karena di kampusnya pangkat dia selalu naik. Dia juga menjadi tokoh ekonomi yang besar. Anaknya yang kedua di Jakarta, menjadi psikolog. Sementara anaknya yang ketiga tukang menghabiskan uang. Kerajaan Surabaya Post runtuh karena tidak ada yang melanjutkan.
Saya menyampaikan ini bukan bermaksud memengaruhi mereka. Biar saja mereka yang memutuskan. Tetapi saya mau menunjukkan kalau ada kasus seperti ini.
Lalu, saat anak saya lulus dari SMA di Kansas, AS. Waktu itu saya undang mereka berdua untuk makan malam sangat spesial. Saya katakan kalau saya mau berterima kasih kepada mereka. Saya katakan kepada mereka, saya undang Anda makan karena ingin berterima kasih. Karena, selama ini Anda tidak merepotkan saya. Seandainya Anda terlibat narkoba, tentu saya harus berurusan dengan polisi. Saya juga tidak bisa bekerja. Kalau Anda terjerat narkoba mungkin saya juga akan â€Å“habis”. Kedua, Anda tidak menghamili anak orang. Tidak menyakiti cewek lain. Saya katakan seperti itu kepada anak-anak saya. Saya ingin dengan bercerita, tidak secara langsung mengarahkan anak-anak. Mereka juga akan merasa kalau apa yang mereka lakukan selalu saya perhatikan.
Bagaimana Anda melihat kehidupan?
Saya melihat orang tua saya bekerja terlalu keras. Jadi mungkin secara tidak sadar saya melihat orang hidup ya seperti itu. Misalnya, bapak saya habis sembahyang Subuh terus ke pekarangan. Jam 7 dia berangkat menjadi tukang kayu. Lalu pulang sembahyang Dzuhur, ke pekarangan lagi. Selanjutnya kembali nukang kayu. Dan setelah sembahyang Isya, dia ke pekarangan orang lain untuk menjaga air dan sebagainya. Nah, secara tidak sadar saya menilai bapak bekerja terlalu keras. Dan ini menginspirasi saya dalam menjalani kehidupan. Saya percaya pada hidup. Itu saya istilahkan sunatullah, bahwa orang mau dapat itu harus kerja. Kalau mau sukses harus kerja keras.
Seberapa sering Anda gagal?
Pertanyaan menarik. Karena saya lebih senang bicara soal kegagalan. Sebab orang kalau sudah sukses, ngomong apa saja enak. Sebenarnya ini tidak fair. Saya sering diminta mengisi seminar untuk berbicara sukses saya. Saya merasa tidak begitu-begitu juga. Karena, saya mengalami kegagalan juga banyak banget. Tapi saya tidak pernah diundang seminar dengan topik kisah-kisah kegagalan Dahlan Iskan.
Padahal, kegagalan saya banyak sekali. Misalnya, provider Internet. Saat belum banyak orang masuk Internet, saya masuk duluan. Karena terlalu dini kami masuk ke bisnis itu, ya kami gagal. Koran ada juga beberapa yang gagal. Real estate, saya gagal. Kemudian masuk ke hotel, saya gagal. Properti saya gagal. Saya kira kalau Rp 5 miliar saja kegagalan saya itu ada. Tetapi karena banyak yang berhasil, orang lantas menilai Dahlan Iskan itu orang yang bertangan dingin. Apa saja yang dia pegang pasti jadi. Itu sama sekali tidak betul.
Tip supaya sukses dalam berbisnis?
Ketika memulai bisnis, ketika mau memulai harus tahu apa escape yang harus dilakukan kalau menghadapi masalah yang berbahaya. Misalnya, rugi Rp 10 miliar masih lebih baik daripada rugi Rp 15 miliar. Rugi Rp 15 miliar harus lebih baik ketimbang rugi Rp 20 miliar. Itu harus menjadi pegangan. Nah, ketika sudah rugi-rugi-rugi dan sesudah dianalisis investasinya ini akan rugi terus, ya berhenti.
Banyak orang yang tidak berani berhenti. Wah, kita kan sudah rugi Rp 10 miliar. Kenapa harus berhenti? Ah, tidak boleh seperti itu. Kalau memang diperkirakan tidak tertangani harus berhenti. Jangan bilang, sayang kan sudah habis Rp 10 miliar. Harus berani bilang, mumpung masih Rp 10 miliar, harus berhenti.
Kalau mau sukses, harus jalani apa yang ada. Mulai dari kecil, sekarang, jangan nunggu nanti-nanti. Fokus. Jangan berpikir ingin cepat besar. Yang penting tekuni dahulu sampai batas waktu tertentu, baru mengembangkan diri.
Nilai-nilai bisnis apa yang Anda pegang?
Banyak orang salah sangka memandang Dahlan Iskan. Orang berpikir kalau saya punya grand plan. Menurut saya tidak. Saya ini benar-benar seperti air yang mengalir, tetapi kalau bisa yang deras. Jangan air yang mengalir tapi biasa saja. Karena apa? Saya pikir saya ini tidak punya cita-cita. Hahahaha…. Tapi setelah saya rasa-rasakan, beruntung juga tidak punya cita-cita. Hehe… Kenapa? Karena tidak terlalu mempertaruhkan segala sesuatu untuk mewujudkan cita-cita itu.
Orang yang tidak punya cita-cita lebih fleksibel. Bayangkan misalnya saya harus sampai di sana, dan itu harus tercapai. Lalu di depan sana tiba-tiba ada dinding. Kalau orang yang punya cita-cita keras, dia akan tabrak dinding itu. Iya kalau dindingnya kalah. Lha kalau dindingnya terlalu kuat? Mati dia.
Tapi kalau orang yang gak punya cita-cita, bilang wah di depan ada dinding. Ya belok aja. Misalnya di sana ada batu, ya belok aja. Jadi saya merasa tidak punya cita-cita itu ya bagus juga. Hahahaa…. Ini saya serius. Tidak mengada-ada.
Cita-cita tertinggi Anda, apa?
Hahahaha… Cita-cita tertinggi saya cuma satu: pengen punya sepeda! Itu saja. Bahwa sekarang punya helikopter, punya Jaguar, punya Mercy itu sama sekali di luar cita-cita saya. Cita-cita saya cuma punya sepeda. Kenapa? Karena saya anaknya buruh tani. Saya tidak boleh latihan naik sepeda. Berarti saya harus meminjam sepeda teman. Bapak saya bilang, â€Å“Kalau nanti sepedanya rusak, bagaimana cara menggantinya?” Jadi sampai saya tamat SMA, saya belum punya sepeda. Saya sekolah jalan kaki pergi-pulang 12 km. Teman saya yang punya sepeda tidak pernah mau memboncengkan saya. Katanya, orang yang tidak bisa naik sepeda lebih berat kalau diboncengkan.
Keinginan Anda yang belum tercapai?
Saya sudah tidak punya keinginan apa-apa lagi. Karena sejak saya sakit, kemudian perusahaan ditangani oleh anak saya. Dan selama saya tinggal tetap berkembang, berarti ya sudah boleh ditinggal. Sebelum saya dioperasi, saya kan membeli dua helikopter. Karena perasaan saya, setelah sembuh pasti tidak bisa ke mana-mana. Jadi bisa naik helikopter. Tapi ternyata setelah operasi saya seperti begini. Ya akhirnya helikopter itu nganggur. Makanya ketika saya dipanggil Presiden untuk menjadi Dirut PLN, ya sudahlah, ada kesibukan baru.
Nilai dalam kehidupan yang Anda pegang?
Saya percaya takdir. Tetapi takdir yang diusahakan. Jadi saya tidak percaya takdir begitu saja. Misalnya begini. Ada seorang wartawan foto Jawa Pos yang jadi juara foto internasional. Foto itu tentang tergulingnya truk suporter sepak bola. Orang-orang bilang, â€Å“Itu kebetulan karena si fotografer ada di situ, terus motret.” Nah saya tidak setuju dengan omongan seperti itu. Memang kebetulan dia ada di situ. Tapi seandainya hari itu si wartawan ada di kantor, atau males-malesan di rumah, apa ya dia dapat momen itu? Dia dapat foto terbaik dunia itu karena dia rajin.
Siapa tokoh idola Anda?
Saya senang Eka Tjipta Widjaja. Dia pernah bangkrut tiga kali. Bangkrut habis-habisan dan selalu bisa bangkit dengan hebat. Sebelum saya sakit, saya nanya ke beliau, â€Å“Pak Eka, Anda kebayang nggak akan bangkrut?” Lalu dia bilang, â€Å“Dik Dahlan, saya ini sudah dalam posisi tidak mungkin bangkrut. Saya sudah terlalu besar untuk bangkrut.”
Saya juga senang Ciputra karena menjalankan prinsip bisnis yang fair. Moralitas bisnis beliau juga sangat tinggi. Saya salut sekali dengan Pak Ciputra. Lalu, kerendahan Anthony Salim juga membuat saya kagum. Ketiga tokoh ini mungkin yang banyak menginspirasi perjalanan hidup dan bisnis saya.
BOKS:
Azrul Ananda:
Di Luar Jawa Pos,
Mungkin Lebih Enak
Perjalanan Azrul Ananda yang akrab disapa Ulik ini di GJP tak berarti mulus karena ia anak Dahlan Iskan. Apalagi, sejak awal Dahlan tak ingin putra semata wayangnya mengikuti jejaknya sebagai kuli tinta. Dahlan juga tak pernah berpikir mewariskan kerajaan bisnis GJP kepada anak sulungnya itu. Namun, bagi Ulik, GJP adalah muaranya untuk beraktualisasi.
Maka, Ulik pun rela mengikuti aturan main yang diterapkan sang ayah. Ia rela memulai karier di GJP dari posisi bawah. Ia juga menjawab tantangan Dahlan yang mensyaratkan nilai 9 baginya dengan kerja keras, kreativitas, dan inovasi untuk melahirkan produk yang membuat Jawa Pos makin moncer. Dari tangan alumni California State University jurusan pemasaran yang lulus cum laude ini lahir halaman DetEksi, seksi khusus anak muda yang dalam tempo singkat menjadi andalan Jawa Pos sampai sekarang. Kelahiran Samarinda tahun 1977 ini pun membuktikan kehebatannya yang lain. Saat menjadi Pemred Jawa Pos, koran itu berlari makin kencang dan kerap diganjar berbagai penghargaan, antara lain Cakram Award (Newspaper of the Year) 2005.
Berikut petikan SWA dengan Azrul Ananda yang kini COO Jawa Pos.
Apa saja nilai-nilai dalam bisnis dan kehidupan yang Anda pelajari dari ayahanda?
Abah, (begitu Azrul memanggil Dahlan Iskan) dari dulu selalu mengajari saya: bekerja, dan bekerja secara fokus dan serius tanpa terlalu memikirkan apa yang akan didapat. Jangan terlalu perhitungan. Katanya, kalau kita kerja keras dan fokus, hasil baik akan datang dengan sendirinya. Sejauh ini, semua itu menjadi kenyataan.
Bagaimana Anda mengimplementasi nilai-nilai itu dalam aktivitas bisnis dan kehidupan? Adakah nilai yang direaktualisasi – disesuaikan dengan kondisi masa kini?
Dari dulu, apa pun yang saya lakukan, selalu dilakukan dengan serius. Kalau pun gagal, prosesnya selalu serius. Paling tidak, ada pelajaran yang selalu kita dapat dengan menjalani proses secara serius. Bedanya cara dia dengan saya sekarang? Hmmm, sekarang lebih sulit dan kompetitif, jadi kerjaan saya pasti lebih susah dari dia dulu. Hahahaha. Tidaklah, dulu dan sekarang sama sulit, tapi sulitnya beda.
Adakah perbedaan chemistry dalam memandang nilai-nilai itu antara Anda dengan ayah Anda?
Saya tidak persis dengan Abah. Dia punya satu cara, saya mungkin cara lain. Kadang kami pun berantem teriak-teriakan. Hahahaha. Tapi hebatnya Abah, dia selalu memberi saya kebebasan dalam berbuat. Kalau pun saya salah, dia akan membiarkan saya membuat kesalahan. Toh akhirnya akan belajar juga hahaha.
Dalam pandangan Anda, apa saja kehebatan yang dimiliki Pak Dahlan sebagai ayah sekaligus entrepreneur?
Dia itu orangnya serius dan konsekuen. Kalau mau sesuatu, akan diusahakan sampai dapat. Tapi dengan cara yang benar. Tidak dengan jalan pintas. Kalau harus bersusah payah naik gunung, ya akan bersusah payah naik gunung. Tidak buru-buru cari helikopter biar gampang. Memang cara-caranya kadang lebih susah, tapi jangka panjangnya akan lebih baik.
Bagaimana Anda dididik oleh ayah Anda? Apa yang diinginkan ayah Anda terhadap anak-anaknya?
Entahlah. Hahaha. Kayaknya dia dulu nggak pengen saya masuk koran. Tapi akhirnya kecemplung juga di dunia media. Yang jelas, dia ingin kami sukses dengan kerja keras, bukan dengan cara karbitan. Dia selalu mengingatkan, kalau nilai saya 7 maka lebih baik memakai orang lain. Kalau nilai saya 8, dan ada orang lain nilainya 7 maka lebih baik pakai orang lain. Jadi, mau tidak mau saya harus menang jauh dari yang lain, harus punya nilai 9 atau 10. Karena kalau saya biasa-biasa saja, orang akan menilai saya sukses karena ayah saya.
Kenapa Anda punya passion yang tinggi terhadap olah raga basket?
Sebenarnya olah raga favorit saya bukan basket. Saya ini pemain bola, dan olah raga terbaik saya bulu tangkis. Saya dulu tergabung dengan klub Djarum selama tiga tahun, waktu SD sampai SMP. Tapi ketika jadi siswa pertukaran di Ellinwood High School di Kansas tahun 1993-1994, saya ikut koran sekolah dan jadi fotografer tim basket. Dari situ belajar sistem basket SMA di Amerika. Sejak saat itu mulai perhatian pada basket. Belum penggemar, tapi mulai mengikuti.
Keterlibatan di basket juga tidak direncanakan. Pada 2004, untuk menambah aktivitas anak muda di bawah bendera DetEksi Jawa Pos (halaman khusus anak muda), kami spontan bikin kompetisi basket SMA di Surabaya. Ternyata langsung meledak. Terus berkembang, dan kemudian berkembang jadi Development Basketball League (DBL) yang sekarang.
Mengapa meledak? Mungkin karena konsepnya disukai ya. Kami menerapkan konsep student athlete, kalau tidak naik kelas tidak boleh ikut. Sekolah dan orang tua suka itu. Lalu kami juga ketat menerapkan aturan-aturan di lapangan, jadi pemain dan penonton merasa lebih spesial. Juga tidak menerima sponsor rokok, minuman berenergi, dan minuman beralkohol. Kami konsekuen hingga sekarang.
Untuk kompetisi bola basket pelajar tahun lalu, berapa banyak peserta dan penontonnya? Tahun ini, apa targetnya?
Honda DBL 2010 ini diselenggarakan di 21 kota, di 18 provinsi. Mulai Aceh sampai Papua, kecuali Jakarta. Kami berhasil membuktikan bahwa kompetisi terbesar di Indonesia tidak harus di Jakarta. Total tim peserta hampir 1.200 tim SMP dan SMA, dengan jumlah pemain dan official hampir 25 ribu orang. Besar sekali ya! Simulasi kami, seharusnya jumlah penonton mencapai 500 ribu orang. Tercapai kira-kira awal Agustus 2010 nanti. Kalau terwujud, Honda DBL 2010 adalah kompetisi olah raga terbesar kedua di Indonesia, setelah liga sepak bola nasional. Hebat ya?
Targetnya sekarang, mengejar 500 ribu penonton itu. Seharusnya bisa. Dan ingat, pertandingan kami bukan tontonan gratis. Kami dari awal mengajarkan penonton untuk apresiasi dan membayar. Target ke depan, terus mengembangkan konsep student athlete kami ke seluruh provinsi di Indonesia.
Apa dream Anda terhadap olah raga basket di Indonesia? Akan Anda jadikan seperti apa DBL dalam 5-10 tahun ke depan?
Terus terang, kami tak pernah membayangkan DBL menjadi sebesar ini. Saking besarnya, sejak 2009 kami harus mendirikan perusahaan sendiri untuk mengelola DBL secara full time. Namanya PT Deteksi Basket Lintas Indonesia (DBL Indonesia) karena untuk menjaga dan mengembangkan, butuh tim yang bekerja full time. Sekarang karyawan DBL Indonesia sudah lebih dari 50 orang.
Bukan hanya mengelola liga pelajar DBL, mulai tahun ini DBL Indonesia juga dipercaya mengelola liga basket profesional tertinggi di Indonesia, yaitu Indonesian Basketball League (IBL). Pada 25 Mei 2010, liga itu kami rebranding menjadi National Basketball League (NBL) Indonesia. Semoga jadi seheboh DBL.
Dalam 5-10 tahun ke depan, semoga DBL bisa merambah seluruh Indonesia. Menyelenggarakan kompetisi basket dengan standar tertinggi di Indonesia. Selain itu, juga terus membina kerja sama internasional. Gunanya untuk meningkatkan hubungan people-to-people antara anak muda Indonesia dengan mancanegara. Sekarang kami sudah menjalin itu dengan Amerika Serikat dan Australia. Untuk mencapai itu, DBL harus tumbuh secara berkelanjutan. Tidak boleh terlalu tergantung pada sponsor.
Ke depan, revenue sponsor maksimum hanya boleh 65%. Sisanya harus dari tiket penonton, merchandising, licensing, dan lain-lain. Kami sedang merintis itu sekarang. Merchandise DBL sudah bisa didapat di mal-mal di Indonesia, termasuk di Jakarta. Buku tulis sekolah DBL pun sekarang sudah dijual di mana-mana. Jangan lupa pula, semakin besar DBL dan NBL, semakin besar pula dampaknya untuk media-media di bawah Grup Jawa Pos.
Anda sepertinya menikmati sekali di Jawa Pos?
Saya sebenarnya tidak perlu ada di Jawa Pos untuk hidup enak. Di luar Jawa Pos mungkin lebih enak. Tidak capek, tetap dapat bagian banyak dari orang tua. Bahkan lebih banyak dari kebanyakan karyawan. Karena itulah, ketika benar-benar di Jawa Pos, saya harus sadar kalau saya punya tanggung jawab sangat besar. Tidak boleh main-main. Saya nyaris tak pernah libur. Dari pagi sampai malam saya di kantor. Meski kadang juga hanya bengong doang hahaha.

sumber

Kenaikan Harga BBM: Untung atau Rugikah?

Membaca artikel di http://www.riekediahpitaloka.com/release/201203/kenaikan-harga-bbm-sby-untung-rakyat-buntung/ mungkin bagi sebagian orang akan setuju dengan pendapat tersebut. Tapi tahukah masyarakat Indonesia kalau anggaran negara tidak hanya dari BBM saja. Apabila kita mau sejenak melihat http://www.anggaran.depkeu.go.id/Content/11-08-22,%20DataPokokIndonesia2006-2012_rev1.pdf, maka kita akan tahu kalau kebutuhan negara ini sangatlah besar. coba bandingkan pendapatan negara yang hanya dijabarkan dalam 1 halaman, sedangkan belanja negara yang dijabarkan dalam 8 halaman.

Sumber penerimaan pemerintah antara lain penerimaan perpajakan (perlu diingat bahwa penerimaan dari pajak tidak sampai 100%) dan penerimaan bukan pajak. Belanja negara tidaklah sedikit (belum lagi yang dikorupsi). Beberapa dari belanja negara tersebut antara lain untuk:
1. Belanja pegawai (gaji, honorarium, kontribusi sosial)
2. Bantuan Sosial (penanggulangan bencana)
3. Subsidi (BBM, listrik, pangan, pupuk, benih, minyak goreng, pajak, kedelai, dll)
4. Transfer ke daerah - daerah.

Pemerintah membuat kebijakan tentu saja dengan mempertimbangkan berbagai hal, salah satunya juga tentang kebijakan menaikkan harga BBM. Pemerintah melakukan ini karena berusaha membuat neraca keuangan negara tetap seimbang dan perekonomian berjalan baik. Bayangkan jika neraca keuangan mengalami defisit akibat harga minyak dunia naik dan pemerintah tidak menaikkan harga BBM. Ini akan mengakibatkan perekonomian negara terganggu.

Salah satu opsi lain dalam mencegah kenaikan harga adalah Membayar Pajak, karena kita bisa melihat bahwa pajak memegang peranan penting dalam pendapatan negara. Saat ini rakyat Indonesia sedang menyuarakan hak mereka untuk mengeluarkan pendapat tentang penolakan kenaikan harga BBM. Sudahkah kalian melaksanakan kewajiban membayar Pajak?

Metabolisme Tinggi


Apa itu Metabolisme Tinggi ?


Metabolisme yang tinggi berarti tubuh membakar kalori lebih banyak dari rata-rata.Orang dengan metabolisme yang tinggi umumnya mampu makan lebih banyak makanan tanpa kenaikan berat badan yang signifikan. Bagi orang terus-menerus mengkonsumsi sejumlah besar makanan setiap hari untuk menaikkan berat badan mereka, metabolisme tinggi mungkin serasa mimpi buruk.

Seseorang dengan metabolisme yang tinggi akan sering mengubah diet mereka sehingga mereka dapat mengkonsumsi nutrisi yang lebih baik untuk mendapatkan berat badan. Selain mengubah jenis makanan yang mereka makan, peningkatan dalam kuantitas yang dimakan mungkin perlu juga tergantung pada seberapa cepat metabolisme tersebut.

Apa Kelemahan Dari Metabolisme Tinggi ?

Jika Anda memiliki metabolisme yang tinggi, Anda mungkin dapat melihat diri Anda mengalami kesulitan menjaga berat badan. Meskipun Anda ingin mengkonsumsi makanan sebanyak-banyaknya jika tubuh Anda membakar kalori dengan cepat ini dapat mengakibatkan penurunan berat badan. Untuk bisa mencegah kehilangan berat badan Anda, penting sekali untuk memahami asupan kalori harian Anda. Membuat daftar makanan apa yang Anda makan dan berapa banyak kalori setiap kali makan mengandung. Anda dapat menggunakan ini untuk membantu Anda mengetahui rata-rata asupan kalori harian Anda. Setelah Anda tahu asupan kalori Anda, Anda dapat menggunakannya untuk menentukan berapa banyak makanan yang harus Anda konsumsi setiap hari untuk mempertahankan atau mendapatkan berat tambahan. Tetapi hal ini lebih mudah dikatakan daripada dilakukan.

Metabolisme yang tinggi selama masa remaja mungkin menyebabkan beberapa masalah selama masa pubertas.Perempuan muda yang memiliki metabolisme yang tinggi mungkin berjuang untuk menjaga berat badan. Tanpa lemak tubuh yang cukup mereka akan kesulitan menjalani siklus menstruasi normal.

Jika Anda tidak dapat menjaga berat badan karena metabolisme yang tinggi, Anda mungkin akan berpotensi menghadapi masalah kesehatan di masa depan.

Apakah Manfaat Dari Sebuah Metabolisme Tinggi ?

Tubuh dengan metabolisme yang tinggi mampu membakar makanan lebih cepat, seseorang mungkin dapat mengkonsumsi makanan lebih banyak tanpa pernah mengkhawatirkan penambahan berat badan. Untuk sebagian orang ini adalah hebat dan mereka dapat menikmati hari demi hari dengan makanan favorit mereka.

Jika Anda memiliki metabolisme yang lambat atau rata-rata Anda mungkin mencoba untuk memaksimalkan metabolisme Anda dengan berolahraga. Dengan latihan teratur Anda dapat membantu menaikkan metabolisme tubuh Anda dan akan membantu Anda untuk membakar kalori ekstra ketika Anda perlukan.

Metabolisme Tinggi